PERANAN MOL BUAH PEPAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HUMA (Nastortium montanum, wall)

Authors

  • Nining Sri Sukasih
  • Soriyanti -

DOI:

https://doi.org/10.51826/piper.v17i1.509

Abstract

Sawi huma (Nastortium montanum,wall) merupakan tanaman sayuran yang mempunyai
nilai ekonomis yang tinggi. Budidaya sawi huma di Kalimantan Barat sangat terbatas dan masih
dalam skala kecil. Mengembangkan tanaman sawi huma di Kabupaten Sintang sampai saat ini
hanya bersifat musiman dan sedikit yang berorentasi pada pasar. Sebagian besar masyarakat
terutama petani padi lahan kering menanam sawi dilakukan setelah membakar ladang dan
pengelolaanya tidak intensif serta hanya ditanam untuk konsumsi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh MOL buah pepaya terhadap pertumbuhan dan hasil sawi huma. Penelitian
ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri atas 5 perlakuan yaitu :
P0 = tanpa perlakuan (kontrol), P1 = 20 ml/liter air MOL buah pepaya per bedengan, P2 = 40 ml/
liter air MOL buah pepaya per bedengan, P3 = 60 ml/liter ait MOL buah pepaya per bedengan, P4 = 80 ml/liter air MOL buah pepaya per bedengan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman,
jumlah daun , berat segar tanaman .Data dianalisis dengan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf
0,05 dan 0,01.dengan dosis 60 ml/liter air/ m2memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi
tanaman dengan rerata 28,46 cm, jumlah daun dengan rerata 8,18 helai, dan berat segar tanaman
dengan rerata 279,00 g.

References

Cahyono, B (2003), Teknik budi daya dan

analisis usaha tani sawi putih.

Semarang: Aneka Ilmu.

Dahlianah, I. (2014). Pupuk hijau salah satu

pupuk organik berbasis ekologi dan

berkelanjutan. Jurnal Klorofil. Volume

IX/Nomor 2 - Desember 2014.

Palembang: Universitas

Muhammadiyah

Edi, S., dan J. Bobihoe. (2013). Budidaya

tanaman sayuran. Jambi Balai

Pengkajian Teknologi Pertanian.

Haryadi, H., H. Yetti., dan S. Yoseva. (2015).

Pengaruh pemberian beberapa jenis

pupuk terhadap pertumbuhan dan

produksi tanaman kailan (brassica

alboglabra l.). Jom Faperta. Vol

Universitas Riau

Indrawati R., Indradewa D. dan Utami S. N.

H., (2012). Pengaruh komposisi media

dan kadar nutrisi hidroponik terhadap

pertumbuhan dan hasil tomat

(lycopersicon esculentum). Bali:

Universitas Udayana.

Mufida, L. (2013). Pengaruh penggunaan

konsentrasi fpe (fermented plant extrac)

kulit pisang terhadap jumlah daun.

kadar klorofil dan kadar kalium pada

tanaman seledri (apium graveolens).

Semarang: IKIP PGRI.

Nisa, K. (2016). Memproduksi kompos dan

mikro organisme lokal (mol). Jakarta:

Bibit Publisher

Parintak, R. (2018), Pengaruh pemberian pupuk

organikc air dari limbah buah pepaya

dan kulit nanas terhadap pertumbuhan

kangkung darat (ipomoea reptans poir).

Yogyakarta: Universitas Sanata

Dharma.

Pramushinta, I.A.K., dan R. Yulian. (2020).

Pemberian poc (pupuk organik cair) air

limbah tempe dan limbah buah pepaya

(carica papaya l.) terhadap pertumbuhan

dan produktivitas tanaman pak coy

(brassica rapa l.). Journal of Pharmacy

and Science 5(1). Akademi Farmasi

Surabaya

Roidi., A.A. (2016). Pengaruh pemberian

pupuk cair daun lamtoro (leucaena

leucochepala) terhadap pertumbuhan

dan produktivitas tanaman sawi pakcoy

(brassica sinensis L). Yogyakarta:

Universitas sanata Dharma.

Sutanto, R. (2013). Penerapan pertanian

organik: pemasyarakatan dan

penerapannya. Yogyakarta: Kanisius.

Downloads

Published

2021-07-02

Citation Check