RECHTSZEKERHEID DALAM DAKWAAN: ANALISIS PROSEDURAL PUTUSAN NOMOR 559 K/AG/2025 BERDASARKAN ASAS HUKUM ACARA PERDATA

Authors

  • Desti Eka Putri Iqbal Satria Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Indah Denisa Apriani Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Afifa Faras Mitha Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Sri Handayani Universitas Sriwijaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51826/perahu.v14i1.1822

Keywords:

Rechtszekerheid, Principles of Civil, Procedural

Abstract

This article analyzes the principle of legal certainty (Rechtszekerheid) through a procedural review of the Cilacap Religious Court Decision No. 2557/Pdt.G/2024/PA.Clp., in comparison with the Appeal Decision No. 49/Pdt.G/2025/PTA.Smg and the Cassation Decision No. 559 K/Ag/2025. The study examines key civil procedural principles, including passive judge, open trial, judicial independence, “audi et alteram partem”, efficiency, clear reasoning, and execution after 14 days. The case involves a dispute between Ritma Nungki Ekasari and Roni Dwi Arifin regarding alimony. The findings reveal inconsistencies in the application of civil procedural principles and discrepancies with SEMA RI No. 3 of 2018, particularly concerning the consideration of the husband’s economic capacity and fairness. The study concludes that judges must apply procedural principles more consistently and carefully to avoid legal defects and to ensure legal certainty from the first-instance court.

References

Asikin, Zainal. (2019). Hukum Acara Perdata di Indonesia. Prenada Media, Jakarta Timur.

Burgerlijk Wetboek voor Indonesia. (1847). Buku III, (Hukum Acara Perdata), Pasal 1279-1282.

Cakra W.P, & Andy P.T.Z., (2025).Reformasi Peradilan Perdata di Indonesia: Efektivitas gugatan sederhana dalam penyelesaian sengketa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 06 (04), hlm.1758. https://japendi.publikasiindonesia.id/index.php/japendi/article/download/7670/1814/15999

Hadrian, Endang & Hakim, Lukman. (2020). Hukum Acara Perdata di Indonesia: Permasalahan Eksekusi dan Mediasi. Deepublish, Yogyakarta.

Hafid, A., & Arif, A.F., (2024). Analisis hukum acara peradilan agama terhadap putusan pengadilan agama dengan No. register 1/pdt.g.s/2023/pa/lmg. Masadir: Jurnal Hukum Islam, 04 (02), 931-944. https://ejournal.unkafa.ac.id/index.php/masadir/article/view/1290/621

Hamzah, M. A. (2019). Hukum Acara Perdata Peradilan Tingkat Banding. Setara Press, Malang

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2018). Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2018 Sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas Bagi Pengadilan. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/sema-nomor-3-tahun-2018/detail

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2025). Putusan Mahkamah Agung Nomor 559 K/Ag/2025 (PN Agama, tanggal 15 Oktober 2025). Direktorat Putusan Mahkamah Agung. https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/pengadilan/mahkamah-agung/kategori/perdata-agama-1/tahunjenis/putus/tahun/2025/nomor/559

Mardani. (2010). Hukum Acara Perdata Peradilan Agama dan Mahkamah Syar’iyah. Sinar Grafika, Jakarta.

Mertokusumo, S. (1981). Hukum Acara Perdata Indonesia. Liberty, Yogyakarta.

Rasaid, M. Nur. (2005). Hukum Acara Perdata. Sinar Grafika, Jakarta.

Ritma Nungki Ekasari Binti Agus Purwanto v. Roni Dwi Arifin Bin Yusup Puloh, 2557/Pdt.G/2020/PA.Clp (Pengadilan Agama Cilepung, 2020). https://putusan3.mahkamahagung.go.id

Ritma Nungki Ekasari Binti Agus Purwanto v. Roni Dwi Arifin Bin Yusup Puloh, 49/Pdt.G/2025/PTA.Smg (Pengadilan Tinggi Agama Semarang, 2025). https://putusan3.mahkamahagung.go.id

Sarwono. (2012). Hukum Acara Perdata Teori dan Praktik. Sinar Grafika, Jakarta.

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama. (1989). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/46804/uu-no-7-tahun-1989

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5062. https://jdih.setneg.go.id/PUU/2009/UU_48_2009.pdf

Published

03/31/2026

Citation Check