HAMBATAN OPTIMALISASI MEDIASI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH MELALUI MEDIASI DI KECAMATAN BIAU KABUPATEN BUOL

Authors

  • Khairunissa Talot Universitas Negeri Gorontalo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51826/perahu.v14i2.1919

Keywords:

Mediation, Land Disputes, Obstacles, Dispute Resolution

Abstract

Land disputes in Biau District, Buol Regency, continue to occur and are often difficult to resolve effectively, indicating that mediation as an alternative dispute resolution mechanism has not yet functioned optimally. This study aims to analyze the factors hindering the optimal resolution of land disputes through mediation in Biau District, Buol Regency. This study employed empirical legal research methods with a qualitative descriptive approach. Data were obtained through interviews, observation, and documentation. The results indicate that obstacles to mediation can be divided into two categories: internal and external factors. Internal factors include low levels of goodwill among the parties, a lack of public understanding of mediation mechanisms, and limited numbers and capacities of mediators. Meanwhile, external factors include power imbalances between the parties, a lack of institutional support, and weak legal certainty regarding mediation outcomes. Therefore, strengthening the capacity of mediators, increasing public legal awareness, and providing stronger regulatory support are needed to increase the effectiveness of mediation as an alternative land dispute resolution method.

References

Achmad, Willya. “Konflik Sengketa Lahan Dan Strategi Penyelesaian Di Indonesia.” Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik 6, no. 1 (2024): 8–18. https://doi.org/10.24198/jkrk.v6i1.53280.

Alfian, Angga, Angga Bela Dinata, Mega Trio Kristian Ade Putra, dan Udea Triyunita. “Penyelesaian Konflik Sertifikat Hak Milik Yang Tumpang Tindih Melalui Mediasi.” Perkara : Jurnal Ilmu Hukum Dan Politik 2, no. 1 (2024): 21–39. https://doi.org/10.51903/perkara.v2i1.1610.

Arinanto, Satya, dan Truyanti Ninuk. Memahami Hukum (Dari Konstruksi sampai Implementasi). Cet. 3. Rajawali Pers, 2012.

Choirie Nito Satrio, Dandy Jayusman, Mujiyana, dan Nasrullah. “Penguatan Kesadaran Hukum Masyarakat Terkait Penyelesaian Sengketa Tanah Di Kalurahan Nogotirto Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman | VSJ | Veteran Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat.” Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2025. https://vsj.upnjatim.ac.id/index.php/vsj/article/view/104.

Dwinando, Zaqi Aulia, Marlinah, dan Andri Zulpan. “Upaya Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Penyerobotan Tanah Di Kota Bengkulu.” Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 4 (2025): 3761–75. https://doi.org/10.61104/alz.v3i4.1926.

Jayadi, Hendri, Tomson Situmeang, Poltak Siringoringo, I. Dewa Ayu Widyani, L. Elly AM Pandiangan, dan Putu George Matthew Simbolon. “Penyelesaian Sengketa Tanah Berdasarkan Hukum Positif Tentang Penyelesaian Sengketa Di Indonesia.” JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan 5, no. 1 (2023): 1050–69. https://doi.org/10.33541/cs.v5i1.4287.

Lumentung, Imelda Astreed S., Kristi W. Simanjuntak, dan A. Sakti R. S. Rakia. “Efektivitas Mediasi Dengan Pendekatan Kolaboratif Dalam Menyelesaikan Kasus Pertanahan Di Kantor Pertanahan Kota Sorong.” Judge : Jurnal Hukum 6, no. 02 (2025): 218–27. https://doi.org/10.54209/judge.v6i02.1368.

Mustika, Nasya, Yusri Muhammad Arsyad, dan Hasanna Lawang. “Analisis Faktor-Faktor Ketidakberhasilan Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Kewarisan Tanah: Studi Kasus Perkara No. 292/Pdt.G/2024/PA.PW Di Pengadilan Agama Pasarwajo.” At-Tasyrih: Jurnal Pendidikan Dan Hukum Islam 11, no. 2 (2025): 532–41. https://doi.org/10.55849/attasyrih.v11i2.493.

Ningsih, Riska Kurnia, dan Hadi Tuasikal. “Tantangan Dan Solusi Dalam Implementasi Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Tanah.” Journal of Dual Legal Systems 2, no. 1 (2025): 70–89. https://doi.org/10.58824/jdls.v2i1.323.

Permadi, Iwan Permadi. “Potensi Sengketa Hak Atas Tanah di Indonesia.” JUSTISI 9, no. 2 (2023): 201–16. https://doi.org/10.33506/jurnaljustisi.v9i2.2345.

Ramdhany, Memmy Fatiyanti Deri. “Implementasi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan ADR.” Indonesia Berdaya 4, no. 4 (2023): 1263–70. https://doi.org/10.47679/ib.2023549.

Rio Rolando, Santy Fitnawati, Dwi Juniyanto, dan Nahes Setiawan. “Hukum Agraria Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Di Indonesia | Perkara : Jurnal Ilmu Hukum dan Politik.” Jurnal Ilmu Hukum Dan Politik, 2024. https://journal.stekom.ac.id/index.php/PERKARA/article/view/1682.

Teguh Anindito, Aris Priyadi, dan Arif Awaludin. “Pelaksanaan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi Di Pengadilan Negeri Banyumas.” Majalah Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma (Indonesia) 24, no. 1 (2022).

Wangi, Ni Komang Putri Sari Sunari, Komang Febrinayanti Dantes, dan Ketut Sudiatmaka. “Analisis Yuridis Hak Ulayat Terhadap Kepemilikan Tanah Adat Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.” Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis 3, no. 3 (2023): 112–21.

Published

09/30/2026

Citation Check