KEDUDUKAN PROGRAM LEGISLASI NASIONAL SEBAGAI INSTRUMEN PERENCANAAN DALAM PEMBENTUKAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG KONSTITUSIONAL

Authors

  • Wardah Mazia Universitas Jayabaya Jakarta, Indonesia
  • Rotua Valentina Sagala Universitas Jayabaya Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51826/perahu.v14i2.1975

Keywords:

National Legislation Program, Legislative Drafting, Constitutionality, Legislation, Rule of Law

Abstract

The National Legislation Program (Program Legislasi Nasional/Prolegnas) is a strategic legislative planning instrument for systematic, directed, and coherent national legal development. This study analyzes the position of Prolegnas within Indonesia’s legislative framework and examines its role in planning constitutional legislation. The research employs a normative juridical method using statutory, conceptual, and case approaches through analysis of relevant Constitutional Court decisions. The findings indicate that Prolegnas plays a central role in determining the direction and priorities of national law-making. However, its effectiveness faces challenges, including shifts in legislative priorities, the inclusion of bills outside the established agenda, limited meaningful public participation, and inadequate regulatory harmonization. Strengthening Prolegnas through a constitutional legislation planning approach that integrates national legal needs, academic assessments, meaningful public participation, and constitutional parameters can improve legislative quality. The study concludes that Prolegnas should be reinforced as a strategic instrument to promote democratic, high-quality, and constitutionally compliant legislation within Indonesia’s legal system.

References

Asadi, S., & Sukurman. (2024). Supremasi hukum dalam kerangka konstitusi: Studi kritis terhadap implementasi prinsip negara hukum di era Reformasi. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 3(4), 207–215. https://doi.org/10.55681/seikat.v3i4.1519

Asdiqi, Z. (2024). Strategi efektif dalam penyusunan undang-undang: Mengupas teknik dan tantangan pembentukan hukum di Indonesia. Jurnal Ilmiah Nusantara, 1(6), 322–330. https://doi.org/10.61722/jinu.v1i6.2853

Arfandy, M. F., & Maharani, A. R. (2026). Pergeseran peran Mahkamah Konstitusi dalam menangani pelanggaran pemilihan umum TSM: Analisis hukum dan konstitusional. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum, 4(1), 100–132. https://doi.org/10.70308/adagium.v4i1.281

Cahya, A. D. (2025). Asas pembentukan peraturan perundang-undangan: Norma ideal dan realitas praktik di Indonesia. Constituer: Jurnal Hukum Ketatanegaraan, 1(2), 16–29. https://journal.fhukum.uniku.ac.id/constituer/article/view/1244

Fath, A. S. G. (2024). Pembentukan peraturan perundang-undangan pasca perubahan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Ethics and Law Journal: Business and Notary, 2(1), 170. https://journals.ldpb.org/index.php/eljbn

Hermanto, B. (2023). Formulasi pengaturan undang-undang berbasis omnibus legislation terhadap penguatan hak asasi manusia. Jurnal Legislasi Indonesia, 20(1), 90–109. https://doi.org/10.54629/jli.v20i1.1008

Indriana, G., Juita, R., Mudassir, M., Lestari, N. A., Wulandari, V., & Anjani, F. S. (2026). Analisis perbandingan antara teori pembentukan peraturan perundang-undangan dengan praktik implementasinya di Indonesia: Suatu studi literatur. Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam, 6(1), 111–128. https://doi.org/10.14421/kswrtq59

Maarif, I. (2024). Rekonseptualisasi manajemen perencanaan program legislasi nasional guna mewujudkan pembangunan hukum berkelanjutan. Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(8). https://doi.org/10.56370/jhlg.v5i8.491

Marsal, I., Risyadi, M. I., Ramadhan, M. F., Izazqi, R., & Kusuma, D. P. (2025). Perancangan perundang undangan program legislasi nasional. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 16(1), 1621–1630. https://cibinstitute.id/index.php/causa/article/view/1977

Pakpahan, A. S. A., Tanady, A., Harahap, A. A., & Munthe, A. U. (2023). Program legislasi nasional. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(3), 9163–9177. https://j-innovative.org/index.php/Innovative

Perdana, A., Enggal, C. B., Mahdum, R., & Listiawati, E. (2023). Reformulation of public participation in fast-track legislation in an open cumulative national legislative program: Reformulasi partisipasi publik dalam pembentukan undang-undang secara cepat pada Prolegnas kumulatif terbuka. Jurnal Konstitusi, 20(4), 678–703. https://doi.org/10.31078/jk2047

Pratama, A. G., Saputri, A. E., Rahayu, A., Pujianti, T., Puspitasari, R., Suryaningsi, S., & Herliah, E. (2025). Politik hukum dalam legislasi nasional: Studi kritis terhadap proses dan arah pembentukan undang-undang di Indonesia. Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 5(2), 249–258. https://doi.org/10.56393/nomos.v5i2.3123

Purnama, I. D., Dwiputri, N. Z., Setiadi, W., & Kaharuddin. (2025). Urgensi penataan ulang mekanisme pengujian peraturan perundang-undangan di Indonesia: Analisis normatif terhadap kewenangan lembaga yudikatif. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 3(2), 37–59. https://doi.org/10.55606/jurrish.v3i2.5569

Putra, A. (2024). Pengabaian prinsip partisipasi masyarakat dalam Undang-Undang Cipta Kerja: Kajian putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Jurnal Yudisial, 17(1), 81–97. https://doi.org/10.29123/jy/v17i1.613

Putri, M., Ananda, R., Kusuma, E. P., & Cahyono, L. D. (2025). Menguji transparansi dan partisipasi publik dalam politik legislasi: Refleksi atas Prolegnas dan Prolegda di Indonesia. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum, 3(2), 137–164. https://doi.org/10.70308/adagium.v3i2.107

Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 nomor 82. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39188/uu-no-12-tahun-2011

Rosidin, U., Gussela, M. D., & Alfathan, M. R. (2025). Pembentukan dan penyusunan produk hukum daerah. Rechtsnormen, 4(1), 21–36. https://doi.org/10.56211/rechtsnormen.v4i1.1156

Safari, F. S., Januardy, I., Nugraha, S., & Susilowati, E. (2026). Urgensi pembentukan badan regulasi nasional dalam meningkatkan kualitas legislasi di Indonesia. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum, 6(1), 523–541. https://doi.org/10.56128/jkih.v6i1.832

Satria, E., Mozin, N., & Nur, A. H. (2025). The effectiveness of priority Prolegnas in the development of quality law in Indonesia. Jambura Journal Civic Education, 5(1), 65–81. https://doi.org/10.37905/jacedu.v5i1.32264

Sihombing, D. L., Nasution, B., Nasution, F. A., & Siregar, M. (2023). Peran naskah akademik dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum, 3(1), 11–20. https://doi.org/10.56128/jkih.v3i1.38

Siantan, Y. V. M., & Deliarnoor, N. A. (2024). Partisipasi bermakna dalam formulasi Rancangan Undang-Undang Masyarakat Hukum Adat Tahun 2018–2023. Jurnal Ilmu Hukum dan Hak Politik, 4(3), 142–159. https://doi.org/10.35811/jihhp.v4i3.142

Simabura, C., & Fajri, M. N. (2022). Konstitusionalitas penerapan mekanisme omnibus law dalam pembentukan undang-undang di Indonesia. Jurnal Konstitusi & Demokrasi, 2(1), Article 4. https://doi.org/10.7454/jkd.v2i1.1204

Sitorus, R., Banke, R., Saragih, J. Z. F., & Tjipto, F. X. (2025). Dinamika pembentukan hukum nasional Indonesia. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 644–656. https://doi.org/10.54259/pakmas.v5i2.4313

Sorik, S. (2021). Rekonstruksi relasi antar lembaga legislasi di Indonesia. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51(3), Article 11. https://scholarhub.ui.ac.id/jhp/vol51/iss3/11

Sumriyadi, M., & ‘Athooillah, A. A. (2023). Ratio legis fast track legislation dalam pembentukan perundang-undangan di Indonesia. Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis, 4(8). https://jhlg.rewangrencang.com/

Usfunan, J. Z., & Hermanto, B. (2024). Dinamika pendekatan legislasi dan regulasi dalam peningkatan kualitas dan ius constituendum perundang-undangan Indonesia. KNAPHTN, 2(1). https://doi.org/10.55292/bnfgen89

Wisnaeni, F., Pamungkas, B. S., & Pinilih, S. A. G. (2023). Revitalisasi fungsi Badan Pembinaan Hukum Nasional dalam pembentukan hukum nasional. Dalam Proceeding APHTN-HAN 2023 (hlm. 21–44). APHTN-HAN. https://doi.org/10.55292/mxjjz596

Yudanti, A., & Setiadi, W. (2022). Problematika pembentukan regulasi Indonesia dalam perencanaan pembentukan regulasi dengan perencanaan pembangunan daerah. Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi, 5(1), 27–40. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v5i1.4973

Published

10/02/2026

Citation Check