PENYULUHAN URGENSI PENGUASAAN BAHASA INGGRIS DI ERA SOCIETY 5.0 BAGI SISWA SMA NEGERI 2 DEDAI
Main Article Content
Lailatus Sa'adah
Yohana Triana Ina Weran
Sebastianus Ryansen
Sherly Aulia Jilfer
Dinda Novita
Era Society 5.0 menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang memadai agar mampu mengakses informasi, teknologi, dan peluang global secara optimal. Berdasarkan hasil analisis situasi awal yang dilakukan tim pengabdian melalui koordinasi dan wawancara pendahuluan dengan pihak sekolah, teridentifikasi bahwa kesadaran siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di daerah, khususnya di SMA Negeri 2 Dedai, mengenai urgensi penguasaan bahasa Inggris di era digital ini masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi tantangan Era Society 5.0. Mitra sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SMA Negeri 2 Dedai yang berjumlah 40 orang. Metode pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan melalui ceramah, presentasi multimedia (slide power point), serta sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan lembar observasi partisipasi yang mencatat tingkat kehadiran, keaktifan bertanya, dan respons siswa selama kegiatan berlangsung. Materi yang disampaikan meliputi konsep Era Society 5.0, alasan pentingnya bahasa Inggris di era tersebut, manfaat penguasaan bahasa Inggris, peluang karier dan pendidikan yang dapat diakses, serta tips dan cara efektif mempelajari bahasa Inggris di era digital. Hasil observasi menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi, yaitu 62.5 % siswa aktif bertanya, serta respons positif terhadap ajakan untuk mulai membiasakan diri belajar bahasa Inggris secara mandiri melalui media digital. Tingginya partisipasi ini mengindikasikan tumbuhnya minat dan kesadaran siswa terhadap urgensi bahasa Inggris, meskipun pengukuran peningkatan pemahaman secara kognitif belum dilakukan secara terukur (pre-test dan post-test) sehingga menjadi rekomendasi untuk kegiatan lanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi belajar bahasa Inggris siswa secara berkelanjutan sehingga siswa lebih siap menghadapi persaingan global di Era Society 5.0.
Andayani, E. S. (2022). The importance of learning and knowing English in higher education in Indonesia. Research and Development Journal of Education, 8(1), 372–379. https://doi.org/10.30998/rdje.v8i1.13315
Andika, M., & Mardiana, N. (2023). Edukasi pentingnya bahasa Inggris di era globalisasi. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 246–251.
Andy, A., Rusfandi, R., & Muzammil, L. (2018). Pelatihan berbahasa Inggris dengan drilling and repetition bagi Karang Taruna Desa Jedong. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 42–48.
Firmansyah, M. S., Fithriyani, H. Y., & Susilo, S. (2022). Peningkatan kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris (greeting & parting) bagi siswa-siswi SMKN 1 Dukuhturi. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(5), 1680–1688. https://doi.org/10.31604/jpm.v5i5.1680-1688
Fukuyama, M. (2018). Society 5.0: Aiming for a new human-centered society. Japan Spotlight, 1, 47–50.
Galina, G. (2023). Implementasi program English Day dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris siswa SMPN 5 Percut Sei Tuan. Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia, 1(2), 52–61. https://doi.org/10.59031/jpbmi.v1i2.89
Handayani, D., Ummu'qultsum, S., Riski, R. T., Arlando, A. D., Sasoni, B. E., & Anggraini, R. (2023). Learning English by applying fun activities with Octo'20 e-course at Pratu Aidit Street Kampung Bali. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 5721–5723. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i3.17464
Handayani, N. N. L., Muliastrini, N. K. E., Gotama, P. B. A. P., & Karnitawati, N. M. (2021). Pembelajaran era disrupsi menuju era Society 5.0 (telaah perspektif pendidikan dasar). Lampuhyang, 12(1), 79–91.
Herayati, Y. I. (2022). Pentingnya bahasa Inggris untuk anak-anak dan remaja Limau Purut Tapan. Rangguk: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 20–24.
Irawan, E. (2020). Pelatihan blended learning sebagai upaya menghadapi Society 5.0. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 190–198.
Kara, Y. M. D. K., Ningsih, N., Separ, F. M., Ambat, F., Yoma, K., Endung, Y. P., & Djou, A. M. G. (2024). Pendampingan pembelajaran bahasa Inggris melalui metode games. Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 35–42.
Lukita, C., Christina, S., Pranata, S., & Supriyadi, A. (2022). Peningkatan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi peluang dan tantangan di era transformasi digital Society 5.0. Jurnal Abdi Insani, 9(3), 955–962. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i3.685
Rifiyanti, H., Purnamasari, D. K., & Wulandari, R. (2024). Workshop pembelajaran bahasa Inggris berbasis digital untuk meningkatkan potensi belajar siswa. Surya Abdimas, 8(2), 200–209. https://doi.org/10.37729/abdimas.v8i2.3940
Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Toni, A. (2023). Improving junior high school students' vocabulary achievement by using WhatsApp. Journal of English Language and Pedagogy (JELPA), 1(1), 45–53. https://doi.org/10.51826/jelpa.v1i1.741
Lailatus Sa'adah, Universitas Kapuas
My name is Lailatus Sa'adah. Currently, I am working as an English teacher as well as a lecturer in a remote area of Indonesia.
Sinta ID: 6759637