EVALUATION OF THE IMPLEMENTATION OF ENVIRONMENTAL HEALTH PROMOTION BY THE COMMUNITY HEALTH CENTER ON FOOD SAFETY PRACTICES OF TRADERS IN CENTRAL BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.51826/fokus.v2024i1.1766Keywords:
Keamanan Pangan; Promosi Kesehatan Lingkungan; Pedagang Makanan Jalanan; PuskesmasAbstract
Abstrak: Keamanan pangan merupakan isu krusial dalam kesehatan masyarakat karena kualitas
makanan yang dikonsumsi masyarakat sangat dipengaruhi oleh praktik higiene dan sanitasi
pada proses penyajian serta pengolahan makanan. Di wilayah Banjarmasin Tengah, pedagang
makanan jalanan dan usaha kecil kuliner berkembang pesat, namun banyak praktik yang belum
memenuhi standar keamanan pangan seperti penggunaan plastik tidak layak konsumsi,
pengolahan makanan tanpa alat pelindung, serta minimnya sanitasi peralatan. Penelitian ini
bertujuan mengevaluasi pelaksanaan promosi kesehatan lingkungan oleh Puskesmas dalam
mendukung penerapan praktik keamanan pangan di kalangan pedagang makanan. Metode yang
digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi
lapangan, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas telah
melakukan beberapa upaya seperti sosialisasi, penyuluhan, dan monitoring, tetapi
pelaksanaannya belum konsisten, belum merata di seluruh wilayah, dan belum disertai
dukungan kebijakan daerah yang kuat. Hambatan utama berasal dari keterbatasan tenaga
sanitarian, minimnya anggaran, serta rendahnya kolaborasi lintas sektor. Meskipun demikian,
pedagang menunjukkan respons positif ketika diberikan edukasi yang bersifat aplikatif dan didukung dengan alternatif bahan yang lebih aman. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa
keberhasilan promosi kesehatan lingkungan memerlukan pendekatan berkelanjutan, dukungan
regulasi, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi antarlembaga agar peningkatan praktik
keamanan pangan dapat dicapai secara optimal.
Downloads
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Petunjuk teknis Puskesmas sebagai penyelenggara UKM dan UKP. Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
McKenzie, J. F., Neiger, B. L., & Thackeray, R. (2022). Planning, implementing and evaluating health promotion programs (8th ed.). McGraw-Hill.
Prasetyo, A., Handayani, S., & Nugroho, B. (2019). Efektivitas edukasi Puskesmas terhadap perilaku pedagang makanan di Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 112–120.
Putri, A., & Hidayat, R. (2018). Hubungan tingkat pengetahuan dengan praktik penggunaan plastik berbahaya oleh pedagang makanan di Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 17(2), 122–130.
Rahman, A., Fitriani, S., & Yusuf, M. (2023). Higiene dan sanitasi pedagang makanan jalanan di Kota Banjarmasin: Studi observasional. Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman, 15(1), 77–89.
Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the health belief model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335.
World Health Organization. (2022). Global report on health and environment. WHO Press.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











