Untuk mendapatkan soal yang berkualitas baik maka perlu dilakukan analisis butir
soal, secara garis besar ada dua cara menganalisis soal, yaitu analisis soal secara kualitatif
dan analisis soal secara kuantitatif. Analisis soal secara kualitatif dilakukan sebelum diadakan
uji coba, yakni dengan cara mencermati butir-butir soal yang telah di susun dilihat dari kesesuaian
dengan kemampuan dasar dan indikator yang diukur serta pemenuhan persyaratan baik dari
aspek materi, kontruksi, dan bahasa. Sedangkan analisis soal secara kuantitatif menekankan
pada karakteristik internal tes melalui data yang diperoleh secara empiris. Karakteristik internal
secara kuantitatif dimaksudkan meliputi parameter tingkat kesukaran, daya pembeda,fungsi
distraktor, dan reliabilitas. Indeks kesukaran soal yang ideal berkisar antara 0.30 - 0.70,indeks
daya pembeda yang ideal adalah mendekati angka 1; distraktor berfungsi dengan baik apabila
dipilih lebih banyak oleh kelompok rendah, dan reliabilitas tes yang baik apabila memiliki indeks
reliabilitas minimum 0.70. Hasil pembimbingan pada siklus 1 terdapat perubahan terhadap
guru yang melakukan analisis butir soal pilihan ganda dengan menggunakan sofware “Anates
V4”. Pada SMP Negeri 1 Sungai Tebelian dari jumlah guru 10 orang yang diteliti, yang melakukan
analisis butir soal sebanyak 5 orang (50%). Sedangkan untuk SMP Negeri 4 Sungai Tebelian
dari Jumlah guru 5 orang yang diteliti, yang melakukan analisis butir soal sebanyak 3 orang
(60%), dengan rata-rata tingkat kesukaran 0,55 dengan penafsiran mudah, indeks daya beda
0,75 dengan penafsiran baik, pengecoh berfungsi, dan realibilitas 0,80 dengan simpangan baku
0,58. Pada siklus 2 terjadi peningkatan terhadap guru yang melakukan analisis butir soal, pada
SMP Negeri 1 Sungai Tebelian menjadi 8 orang (80%), dan pada SMP Negeri 4 Sungai Tebelian
menjadi 5 orang (100%), dengan rata-rata tingkat kesukaran 0,70 dengan penafsiran sedang,
indeks daya beda 0,95 dengan penafsiran sangat baik, pengecoh/distraktor berfungsi, reliabilitas
0,98 dengan simpangan baku 0,65.