DESKRIPSI KESALAHAN KONSEP SISWA PADA STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN
Main Article Content
Rini Silvia
Asriah Nurdini
Afandi Afandi
Abstrak: Ketidaksesuaian pemahaman konsep siswa dengan konsepsi ilmiah para ahli disuatu bidang disebut miskonsepsi. Pada siswa sekolah menengah, miskonsepsi dapat timbul akibat kesalahan peserta didik dalam menginterpretasi penjelasan guru atau buku teks. Akibatnya, pemahaman peserta didik tentang konsep-konsep saintifik tidak lengkap. Supaya dapat segera diberikan solusi, dibutuhkan identifikasi kesalahpahaman konsep siswa. Metode asesmen Certainty Of Response Index (CRI) memungkinkan identifikasi miskonsepsi secara akurat dalam waktu singkat. Memerlukan alat seperti gambar untuk divisualisasikan atau mikroskop dan memiliki konsep-konsep yang abstrak, pada proses mengkonstruksi pengetahuan konsep struktur dan fungsi jaringan tumbuhan rentan terjadi miskonsepsi, sehingga perlu tindakan penyelidikan konsep yang salah. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas XI IPA SMAN 10 Pontianak sebanyak 75 orang. Hasil riset menunjukkan 29% terjadi miskonsepsi siswa pada materi yang diselidiki, 35% tergolong dalam kategori paham konsep dan 36% kategori tidak tahu konsep. Miskonsepsi terbesar tentang struktur dan fungsi jaringan tumbuhan adalah pada sub materi jenis-jenis jaringan tumbuhan, sedangkan yang terendah pada materi kultur jaringan. Konsep yang banyak disalahpahami peserta didik berupa jaringan vaskuler (xilem dan floem) yang dianggap hanya terdapat pada salah satu bagian organ tumbuhan saja seperti batang dan akar.
Anwar, K., & Saman, A. (2018). Pengembangan inventori perkembangan siswa (IPS). Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling, IV(1).
Gumilang, R. (2017). Identifikasi Miskonsepsi Biologi Menggunakan Certaninty Of Response Index (CRI) pada Materi Struktur Dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Siswa Kelas XI IPA SMAN 1 Depok Yogyakarta. Yogyakarta : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta .
Hakim, A., Liliasari, & Kadarohman. (2012). Student Concept Understanding Of Natural Product Cheistry In Primary and Secondary Metabolites Using the Data Colection Tecnique Of Modifed CRI. Internasional Online Journal Of Education Sciences, 544-553.
Hasmah, Jalmo, t., & Marpang, R. R. (2016). Identifikasi Miskonsepsi Siswa pada Konsep fotosintesis dan Respirasi Tumbuhan. Jurnal Bioterdidik.
Ibda, F. (2015). Perkembangan kognitif: Teori Jean Piaget. Intelektualita.
Istighfarin, L. (2015). Profil Miskonsepsi Siswa pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, IV(3), 991-995.
Liliawati, W., & Ramalis, T. R. (2009). Identifikasi Miskonsepsi Materi IPBA di SMA dengan Menggunakan CRI (Certainty Of Response Index) dalam Upaya Perbaikan Urutan Pemberian Materi IPBA pada KTSP. Jurnal Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA, 1.
Puspitayani, D., Jalmo, t., & Marpang, R. R. (2017). Identifikasi Miskonsepsi Siswa pada Konsep Fotosintesis dan Respirasi Tumbuhan. Jurnal FKIP UNILA.
Rahman, F. A. (2022). Anatomi Tumbuhan. Nusa Tenggara Barat: CV. Alfa Press.
Tayubi, Y. R., 2005. Identifikasi Miskonsepsi Pada Konsep-Konsep FisikaMenggunakan Certainty of Response Index (CRI). Mimbar Pendidikan,Volume 27, pp. 4-9
Wynn, A. N., Pan, I. L., Rueschhoff, E. E., Herman, M. A., & Archer, E. K. (2017). Supplemental Materials for Student Misconceptions about Plants A First Step in Building a Teaching Resource. JMBE, 942-9299.

