EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK DAUN PACAR AIR DAN LIDAH BUAYA TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT MENCIT
Main Article Content
Gabriela Tasya Paat
Iriani Setyawati
Meity Neltje Tanor
Helen Joan Lawalata
Anita Constanci Christine Tengker
Nonny Manampiring
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak daun pacar air (Impatiens balsamina, L.) dan lidah buaya (Aloe vera) dalam proses penyembuhan luka sayatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Hewan uji yang digunakan adalah mencit (Mus musculus) jantan dewasa yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kontrol positif (F0, bioplacenton); kontrol negatif (F1, tanpa perlakuan); perlakuan formula sediaan gel dari ekstrak daun pacar air 2,5% dan lidah buaya 2,5% (F2); pacar air 5% dan lidah buaya 5% (F3); pacar air 10% dan lidah buaya 10% (F4). Bagian paha belakang kanan mencit yang sebelumnya telah dicukur dan diolesi alkohol 70% dibuat luka sayat dengan silet sepanjang 10 mm dan kedalaman 2 mm. Pemberian sediaan gel dilakukan setiap hari pada jam 10.00 WITA selama 12 hari. Hasil penyembuhan luka sayat yang paling tinggi ditunjukkan oleh kelompok F4 dan F3, di mana pada hari ke-8 luka sudah menutup sempurna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sediaan gel ekstrak daun tumbuhan pacar air 5% dan lidah buaya 5% lebih efektif dalam penyembuhan luka sayat daripada Bioplacenton.
BPOM. Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 32 tentang persyaratan keamanan dan mutu obat tradisional [Internet]. BPOM; 2019. Available from: https://asrot.pom.go.id/asrot/index.php/download/dataannounce2/204/PerBPOM%2032%20Tahun%202019%20Persyaratan%20dan%20Keamanan%20Mutu%20OT.pdf
Hardiana, Safrida, Y. D, & Maulianda R. K. (2020). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Pacar Air (Impatiens balsamina L.) terhadap Bakteri Escherichia coli. Serambi Engineering 5(4), 1385-1390.
https://doi.org/10.32672/jse.v5i4.2332
Kumala, R. C. R. K, Nuri, & Fauzia, D. T. (2023). Uji Aktivitas Antibakteri Lidah Buaya (Aloe vera) terhadap Pertumbuhan Bakteri Propioni bacterium acnes. Journal of Medical Laboratory in Infectious and Degenerative Diseases 1(1), 9-16.
Maturbongs, M., Setyawati, I., Manampiring, N., Lawalata, H., Taulu, M., & Rompas, C. (2025). Effect of Gel Formulation Containing Tridax procumbens and Aloe vera Leaf Extract on the Healing of Second-Degree Burns in Mice (Mus musculus). Indonesian Biodiversity Journal 6(2), 13-22.
https://doi.org/10.53682/n2vkg912
Milasanti, Y. A., Widara, R. T., & Fitri, A. (2023). Uji Aktivitas Penyembuhan Luka Sayat Gel Ekstrak Etanol Lidah Buaya (Aloe vera L.) pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus). Journal of Pharmaceutical and Health Research 4(3), 387-395.
https://doi.org/10.47065/jharma.v4i3.4415
Oktaviani, D. J., Widiyastuti, S., Maharani, D. A., Amalia, A. N., Ishak, A.M., & Zuhrotun A. 2019. Review: Bahan Alami Penyembuh Luka. Majalah Farmasetika 4(3): 45–56.
https://doi.org/10.24198/farmasetika.v4i3.22939
Octora, D. D, Pratiwi, A., & Waruwu, K. (2021). Seminar Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Pacar Air (Impatiens balsamina L.) terhadap Bakteri Propionibacterium acne. Jurnal Pengmas Kestr 1(2), 328-332.
https://doi.org/10.35451/jpk.v1i2.894
Samudra, A. G, Fathnur, S. K, & Sari, D. P., (2019). Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Sawo (Manilkara zapota, L.) pada Luka Sayat pada Kelinci Jantan (Oryctolagus cuniculus). Jurnal Ilmiah Pharmacy 6(1), 175-182. https://doi.org/10.52161/jiphar.v6i1.21
Sapara, T. U, Waworuntu, O., & Juliatri. (2016) Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Pacar Air (Impatiens Balsamina L.) terhadap Pertumbuhan Porphyromonas gingivalis. Pharmacon 5(4), 10-17. https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.13968
Sari, Y., Syahrul, & Iriani, D. (2021). Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan pada Kijing (Pilsbryoconcha sp.) dengan Pelarut Berbeda. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia 13(1), 16-20. https://doi.org/10.17969/jtipi.v13i1.18324
Setiani, I. & Endriyatno, N. C. (2023). Formulasi Gel Ekstrak Buah Tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan Variasi Konsentrasi HPMC serta Uji Fisiknya. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education 3(3), 378-390. https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i3
Susanty, Hendrawati, T. Y., & Rusanti, D. H. (2020). Pengaruh Penambahan Gel Aloe vera terhadap Efektivitas Antiseptik Gel. Jurnal Teknologi 12(1), 79-86.
https://doi.org/10.24853/jurtek.12.1.79-86
Triananda, A. L., & Wijaya, A. (2021). Formulasi Dan Uji Fisik Sediaan Gel Ekstrak Daun Petai Cina (Leucaena leucocephala (Lam.) De. Wit) dengan Basis Hydroxy Propyl Methyl Cellulose (HPMC). Jurnal Kefarmasian Akfarindo 6(1), 29-36. https://doi.org/10.37089/jofar.vi0.100
Utami, N. (2014). Suku Balsaminaceae di Jawa: Status Taksonomi dan Konservasinya. Berita Biologi 13(1), 49–55.

